Lailatul Ijtima’ Jadi Ikhtiar Ranting NU Sindetlami Menjaga Harmoni Desa

Daftar Isi

 


Besuk – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo kembali menggelar kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ sebagai upaya memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat kebersamaan warga Nahdliyin.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu malam, 14 Januari 2026, bertempat di Musholla Al-Arwani, kediaman Ustadz Ahmad Dhofir, Dusun Gundel, RT 012/RW 004, Desa Sindetlami. Sejumlah pengurus ranting, tokoh agama, serta warga sekitar tampak hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan khidmat.

Lailatul Ijtima’ diawali dengan pembacaan istighatsah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin dan tahlil, serta ditutup dengan doa bersama. Rangkaian ibadah tersebut menjadi ikhtiar spiritual warga NU untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan ketenteraman bagi masyarakat Desa Sindetlami.

Rais Syuriah Ranting NU Sindetlami, Ustadz Suharto, menegaskan bahwa Lailatul Ijtima’ merupakan forum penting untuk menjaga tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus merawat ukhuwah di tingkat desa.

“Lailatul Ijtima’ ini bukan hanya majelis doa, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan ruh ke-NU-an. Dari sini, nilai kebersamaan dan persaudaraan warga terus dirawat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah Ranting NU Sindetlami, Ustadz H. Moh. Idrus Marbawi, bersama jajaran pengurus ranting. Menurut Idrus, konsistensi pelaksanaan Lailatul Ijtima’ menjadi salah satu ikhtiar NU dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual masyarakat.

“Melalui Lailatul Ijtima’, kami ingin menghadirkan NU sebagai penggerak ketenangan batin dan kebersamaan sosial warga. Ini adalah bagian dari dakwah kultural NU yang terus kami jaga di tingkat akar rumput,” ujar Idrus.

Ia menambahkan, Ranting NU Sindetlami berkomitmen untuk terus menghidupkan kegiatan keagamaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari.nmu masih bernyawa.

Posting Komentar

IMG IMG IMG IMG